Tahun 2018 Semua Sekolah Pada Tahap Pertama Sudah Melakukan Kurikulum 2013

Tahun 2018 Semua Sekolah pada Tahap Pertama Sudah Melaksanakan Kurikulum 2013 Setelah ditetapkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 160 Tahun 2014 perihal Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) telah menyusun roadmapimplementasi Kurikulum 2013 untuk periode tahun 2015-2020.

Kepala Puskurbuk, Ramon Mohandas, memberikan sasaran implementasi Kurikulum 2013 final pada Juli 2020. “Sesuai roadmap implementasi Kurikulum 2013, pada Juli 2020 semua tingkatan pendidikan sudah melakukan Kurikulum 2013,” katanya ketika memberikan laporan acara Silaturahim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bersama Pegawai Puskurbuk, di kantor Puskurbuk, Jakarta, hari Senin (29/12/2014).

Ramon menyampaikan, paling tidak di tahun 2018 semua sekolah yang melakukan implementasi pada tahap pertama sudah melakukan Kurikulum 2013. “Misal pada SMP (SMP), untuk kelas VII sudah melakukan Kurikulum 2013 seluruhnya di tahun 2018, kelas VIII seluruhnya di tahun 2019 dan kelas IX seluruhnya di tahun 2020,” katanya.

 Semua Sekolah pada Tahap Pertama Sudah Melaksanakan Kurikulum Tahun 2018 Semua Sekolah pada Tahap Pertama Sudah Melaksanakan Kurikulum 2013

Tahun 2018 Semua Sekolah pada Tahap Pertama Sudah Melaksanakan Kurikulum 2013

Ramon menyebutkan, sesuai dengan perhitungan Puskurbuk, ketika ini ada 12.480 sekolah di semua tingkatan pendidikan yang sudah melapor untuk tetap melakukan Kurikulum 2013. Sekolah-sekolah tersebut, kata dia, tetap melakukan Kurikulum 2013 sesuai dengan isi Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014. “Sekolah yang sudah melakukan Kurikulum 2013 selama tiga semester tetap melakukan Kurikulum 2013 dan nantinya akan mengimbaskan ke sekolah-sekolah di sekitarnya,” tuturnya.

Ramon mengatakan, diperkirakan pada tahun 2015 hingga 2016 akan ada peningkatan sekolah yang melakukan Kurikulum 2013. Di tahun tersebut, kata dia, ada peningkatan dari 7.000 menjadi 8.000 SD (SD), dari 2.500 menjadi 7.600-an SMP (SMP), dari 1.500 menjadi 4.000-an Sekolah Menengah Atas (SMA), dan dari 1.300 menjadi 4.000-an Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ramon menuturkan, pada Februari 2015 mulai dilakukan perbaikan jadwal Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013. Perbaikan jadwal Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013, kata dia, Puskurbuk akan bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendikbud. “Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 akan dilaksanakan secara bersiklus ke sekolah-sekolah yang belum melakukan mulai Mei 2015,” tuturnya.

Ramon menambahkan, penilaian implementasi Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah akan dilakukan secara bersiklus mulai April 2015. Evaluasi dilakukan, kata dia, semoga ada masukan untuk perbaikan implementasi Kurikulum 2013 di lapangan. “Satuan pendidikan yang telah mendapat Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 dibutuhkan sanggup memahami dan melaksanakannya di ruang kelas,” ujarnya. (Agi Bahari).