Ini Hukum Sederhana Pemilihan Kepala Daerah

Kepala kawasan sudah semenjak usang di pilih eksklusif oleh rakyat daerah. Dimana tujuannya yaitu supaya rakyat kawasan tahu betul siapa yang berhak menjadi pemimpin diderahnya yang dapat membawa wilayahnya maju dan berdaya saing tinggi. Untuk itulah ingin sedikit menyebarkan catatan, yaitu catatan  Aturan Sederhana Pemilihan Kepala Daerah. Supaya setiap pemilih mengetahuinya dengan mengtahuinya taidak akan ada lagi kesalahpahaman.

Silahkan disimak juga Inilah Partisipasi Rakyat Indonesia dalam sistem Politik Indoensia

Ini Aturan Sederhana Pemilihan Kepala Daerah

Kepala kawasan dan wakil kepala kawasan dipilih dalam satu pasangan calon yang dilaksanakan secara demokratis menurut asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Calon kepala kawasan dan wakil kepala kawasan yaitu warga negara Republik Indonesia yang memenuhi syarat tertentu.

Pasangan calon kepala kawasan dan wakil kepala kawasan yang memperoleh bunyi lebih dari 50 % (lima puluh persen) jumlah bunyi sah maka ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih. Apabila ketentuan tersebut tidak terpenuhi, pasangan calon kepala kawasan dan wakil kepala kawasan yang memperoleh
bunyi lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah bunyi sah, pasangan calon yang perolehan suaranya terbesar dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih.

Apabila tidak ada yang mencapai 25 % (dua puluh lima persen) dari jumlah bunyi sah, dilakukan pemilihan putaran kedua yang diikuti oleh pemenang pertama dan pemenang kedua. Pasangan calon kepala kawasan dan wakil kepala kawasan yang memperoleh bunyi terbanyak pada putaran kedua dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih.

Gubernur dan wakil gubernur dilantik oleh Menteri Dalam Negeri atas nama presiden dalam sebuah sidang DPRD provinsi. Bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil wali kota dilantik oleh gubernur atas nama presiden dalam sebuah sidang DPRD kabupaten atau kota.

Demikian tentang  Aturan Sederhana Pemilihan Kepala Daerah, agar bermanfaat dan menimbulkan kita semuanya paham siapa nantinya yang akan menjadi pemimpin kita.