10 Kelebihan Android Q Yang Bikin Jadi Pengen Upgrade

dlishdessert.com – Kelebihan Android Q, terfokus pada tiga elemen yaitu inovasi, keamanan dan privasi, dan kemajuan digital. Android Q membantu pengguna memanfaatkan teknologi gres terbaru ibarat teknologi 5G, fold, layar ujung ke ujung, AI, dan banyak lagi juga sambil memastikan keamanan, privasi, dan kesejahteraan pengguna selalu menjadi prioritas utama.

Dalam artikel kali ini kami menyoroti kelebihan Android Q, apa yang gres di Android Q yang pembaruan terbarunya menurut feedback para pengguna versi terdahulu. Tahun ini, Android Q tersedia di 15 perangkat kawan termasuk Huawei, Xiaomi, Nokia, Sony, Vivo, OPPO, OnePlus, ASUS, LGE, TECNO, Essential, dan realme. Ok, inidia kelebihan Android Q yang perlu kau tau !

 terfokus pada tiga elemen yaitu penemuan 10 Kelebihan Android Q Yang Bikin Makara Pengen Upgrade

Kelebihan Android Q

1. Dialog Otentikasi Biometrik

Android Q memperkenalkan sejumlah fitur keamanan, termasuk Dialog otentikasi biometrik yang ditingkatkan. Android Q memperkenalkan beberapa peningkatan pada obrolan otentikasi biometrik terpadu yang ditambahkan di Android 9 diantaranya kemampuan untuk menentukan persyaratan konfirmasi pengguna. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengatur sistem untuk tidak meminta konfirmasi pengguna sesudah pengguna mengautentikasi memakai modalitas biometrik implisit.

Misalnya, kau sanggup mengatur sistem untuk tidak melaksanakan konfirmasi lebih lanjut sesudah kau melaksanakan otentikasi memakai otentikasi Wajah. Secara default, sistem memerlukan konfirmasi pengguna. Biasanya, pengguna ingin mengonfirmasi tindakan sensitif atau berisiko tinggi ibarat pencurian atau penggunaan tanpa ijin.

2. Dukungan Fallback Untuk Kredensial Perangkat

Kamu kini sanggup mengatur sistem untuk mengizinkan pengguna melaksanakan otentikasi memakai PIN, pola, atau kata sandi perangkat, kalau pengguna tidak sanggup mengautentikasi memakai input biometrik alasannya ialah suatu alasan. Untuk mengaktifkan tunjangan fallback ini, gunakan metode setDeviceCredentialAllowed. Jika aplikasi mu ketika ini memakai createConfirmDeviceCredentialIntent untuk kembali ke kredensial perangkat, alih-alih memakai metode baru. Fitur ini bermanfaat untuk berjaga – jaga, kalau saja sesuatu terjadi pada wajah mu.

3. Pemeriksaan Perangkat Untuk Kemampuan Biometrik

Kelebihan dari Android Q selanjutnya ialah kau kini sanggup menyidik apakah perangkat yang kau gunakan mendukung otentikasi biometrik atau tidak, sebelum mengaktifkan BiometricPrompt dengan memakai metode canAuthenticate di bab BiometricManager. Fitur investigasi ini sangat mempunyai kegunaan untuk mencegah mu dalam melaksanakan kesalahan pengaturan keamanan yang fatal. Dengan mengetahui apakah perangkat yang kau gunakan mendukung otentikasi biometrik atau tidak, kau bisa menentukan – milih opsi keamanan yang lain yang disediakan.

4. Menjalankan aba-aba DEX yang Tertanam Langsung dari APK

Kelebihan Android Q selanjutnya ialah kau kini sanggup mengatur platform untuk menjalankan aba-aba DEX yang tertanam pribadi dari file APK aplikasi mu di perangkat. Opsi ini sanggup membantu mencegah serangan dari penyerang,  kalau penyerang berhasil merusak aba-aba yang dikompilasi secara lokal pada perangkat. Untuk mengaktifkan fitur ini, setel android memakai atributEmbeddedDex menjadi true di elemen <aplikasi> aplikasi file manifes aplikasi mu.

Kamu juga harus menciptakan APK yang berisi aba-aba DEX tanpa kompresi yang sanggup diakses secara pribadi oleh ART. Tambahkan opsi berikut ke file konfigurasi Gradle atau Bazel mu untuk menciptakan APK dengan aba-aba DEX yang tidak terkompresi. Gradle : aaptOptions {noCompress ‘dex’} dan Bazel : android_binary (…, nocompress_extensions = [“.dex”],)

5. Dukungan TLS 1.3

 terfokus pada tiga elemen yaitu penemuan 10 Kelebihan Android Q Yang Bikin Makara Pengen Upgrade

Kelebihan Android Q selanjutnya ialah adanya tunjangan TLS 1.3. Implementasi TLS platform kini mendukung TLS 1.3. TLS 1.3 ialah revisi utama terhadap standar TLS yang meliputi manfaat kinerja dan keamanan yang ditingkatkan. FYI dengan tunjangan TLS 1.3, koneksi kondusif sanggup dibentuk sebanyak 40% lebih cepat dengan TLS 1.3 dibandingkan dengan TLS 1.2. TLS 1.3 diaktifkan secara default untuk semua koneksi TLS. Kamu sanggup memperoleh SSLContext yang menonaktifkan TLS 1.3 dengan memakai SSLContext.getInstance (“TLSv1.2”).

Kamu juga sanggup mengaktifkan atau menonaktifkan versi protokol pada basis per koneksi dengan memakai setEnabledProtocols pada objek yang sesuai. Perlu kau tau juga bahwa TLS 1.3 cipher suites tidak sanggup dikustomisasi, artinya Suite cipher TLS 1.3 yang didukung selalu diaktifkan ketika TLS 1.3 diaktifkan, dan segala upaya untuk menonaktifkannya melalui panggilan ke setEnabledCipherSuites akan diabaikan.

6. API Conscrypt Publik

Kelenihan Android Q selanjutnya ialah adanya API Conscrypt Publik. Penyedia keamanan Conscrypt kini termasuk API publik disediakan untuk fungsionalitas TLS. Di masa lalu, pengguna sanggup mengakses fungsi ini melalui refleksi. Namun, alasannya ialah pembatasan penggunaan API non-publik yang ditambahkan dalam P, ini telah di-greylisted di Q dan selanjutnya akan dibatasi dalam rilis mendatang.

Pembaruan ini menambahkan kumpulan kelas di bawah android.net.ssl yang berisi metode statis untuk mengakses fungsionalitas yang tidak tersedia dari API javax.net.ssl generik. Nama-nama untuk kelas-kelas ini sanggup disimpulkan sebagai bentuk jamak dari kelas javax.net.ssl terkait. Misalnya, aba-aba yang beroperasi pada instance javax.net.ssl.SSLSocket sanggup memakai metode dari kelas android.net.ssl.SSLSockets baru.

7. Peningkatan API Koneksi Jaringan Wi-Fi

Kelebihan Android Q selanjutnya  ialah pada fitur koneksi. Android Q telah menambahkan tunjangan untuk koneksi peer-to-peer. Fitur ini memungkinkan aplikasi mu untuk meminta pengguna mengubah titik kanal yang terhubung ke perangkat dengan memakai WifiNetworkSpecifier untuk menggambarkan properti jaringan yang diminta. Koneksi peer-to-peer dipakai untuk tujuan yang tidak menyediakan jaringan, ibarat konfigurasi bootstrap untuk perangkat sekunder ibarat Chromecast dan perangkat keras Google Home.

Untuk memakai API ini, kau harus menciptakan specifier jaringan Wi-Fi memakai WifiNetworkSpecifier, Builder. Lalu menetapkan filter jaringan untuk mencocokkan jaringan yang akan dihubungkan, bersama dengan kredensial yang diperlukan. Kemudian tentukan kombinasi SSID, tumpuan SSID, tumpuan BSSID, dan tumpuan BSSID untuk mengatur filter jaringan dalam setiap permintaan, dengan persyaratan tertentu. Setelah itu tambahkan specifier ke undangan jaringan bersama dengan instance NetworkCallback untuk melacak status permintaan.

Jika kau mendapatkan undangan dan koneksi ke jaringan berhasil, NetworkCallback.onAvailable akan dipanggil pada objek callback. Jika pengguna menolak undangan atau kalau koneksi ke jaringan tidak berhasil, NetworkCallback.onUnavailable tidak akan dipanggil pada objek callback. Koneksi peer-to-peer ini tidak memerlukan izin Lokasi atau Wi-Fi. Memulai undangan untuk terhubung ke perangkat rekan meluncurkan kotak obrolan pada perangkat yang sama, dari mana pengguna perangkat sanggup mendapatkan undangan koneksi.

8. API Saran Jaringan Wi-Fi

Kelebihan Android Q selanjutnya ialah Android Q menambahkan tunjangan untuk aplikasi di perangkat  untuk menambahkan kredensial jaringan semoga perangkat terhubung secara otomatis ke titik kanal Wi-Fi. Kamu sanggup memperlihatkan saran untuk jaringan mana yang terhubung memakai WifiNetworkSuggestion. Platform kesudahannya akan menentukan jalur kanal mana yang akan diterima menurut input dari aplikasi di perangkat dan orang lain.

Saran dari aplikasi harus disetujui oleh pengguna sebelum platform memulai koneksi ke mereka. Persetujuan ini diberikan oleh pengguna sebagai jawaban terhadap pemberitahuan ketika pertama kali platform menemukan jaringan yang cocok dengan salah satu saran dari aplikasi dalam hasil pemindaian. Ketika platform terhubung ke salah satu saran jaringan, pengaturan akan memperlihatkan teks yang menghubungkan koneksi jaringan ke aplikasi suggester yang sesuai.

9. Perbaikan Mode Kinerja Tinggi dan Latensi Rendah Wi-Fi

Kelebihan Android Q selanjutnya ada pada mode dan latensi Wi-Fi. Android Q memungkinkan kau memperlihatkan petunjuk kepada modem yang mendasarinya untuk meminimalkan latensi. Android Q memperluas API kunci Wi-Fi untuk secara efektif mendukung mode kinerja tinggi dan mode latensi rendah.

Penghematan daya Wi-Fi akan dinonaktifkan untuk mode kinerja tinggi dan latensi rendah, dan meningkatkan secara optimal latensi lebih lanjut sanggup diaktifkan dalam mode latensi rendah, ini tergantung pada tunjangan modem. Mode latensi rendah ini hanya sanggup diaktifkan ketika aplikasi memperoleh kunci sedang berjalan di latar depan dan layar menyala. Mode latensi rendah sangat membantu untuk aplikasi game seluler real-time.
Baca juga :
12 Aplikasi Android Kitkat Terbaik Dan Keren
12 Alasan Penting Kenapa Android Harus di Root
10 Tips Trik Android Marshmallow 6.0 Paling Keren

10. Pencarian khusus dalam resolver DNS

 terfokus pada tiga elemen yaitu penemuan 10 Kelebihan Android Q Yang Bikin Makara Pengen Upgrade

Kelebihan Android Q selanjutnya ialah adanya fitur pencarian khusus dalam resolver DNS. Android Q telah menambahkan tunjangan orisinil untuk DNS over TLS dan untuk pencarian DNS khusus. Sebelumnya, platform resolver DNS mendukung resolusi tipe A, yang akan menuntaskan alamat IP terhadap nama domain tanpa spesifik ihwal layanan yang ditawarkan di IP tersebut. Dengan pembaruan ini, pencarian SRV & NAPTR kini juga didukung. Android Q juga memperlihatkan pengembang pencarian baik teks standar dan mode DNS-over-TLS.

Demikianlah kesepuluh kelebihan Android Q yang berhasil kami rangkum. Sebenarnya Android Q masih mempunyai segudang kelebihan lainnya ibarat adanya fitur Wi-Fi Easy Connect, API koneksi Wi-Fi Direct, Bluetooth LE Connection Oriented Channels (CoC), dan banyak lagi. Tapi kami pikir kelebihan yang harus dijabarkan disini cukup, selebihnya silahkan rasakan sendiri  Selamat puasa !