Juknis Bos Untuk Sd, Smp, Sma Dan Smk Tahun 2018

Juknis BOS Untuk SD, SMP, Sekolah Menengan Atas dan SMKSesuai denganPERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK TEKNIS BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH, untuk lebih jelasnya berikut isi dari Juknis BOS Tahun 2018 tersebut;

Bantuan Operasional Sekolah yang selanjutnya disingkat BOS yaitu aktivitas Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah.

Juknis BOS Tahun 2018 Untuk SD, SMP, SMA, dan Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2018

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR  Juknis BOS Untuk SD, SMP, Sekolah Menengan Atas dan Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2018

Berikut beberapa kutipan pasal yang terdapat pada Juknis BOS Tahun 2018, dan anda bisa mendownloadnya melalui link yang sudah saya sediakan dibawah ini ya;

Pasal 2

  • (1) Dana BOS dialokasikan untuk penyelenggaraan pendidikan pada: SD; SMP; Sekolah Menengan Atas ; SMK; dan SDLB/SMPLB/SMALB/SLB.
  • (2) Dana BOS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dialokasikan dan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis BOS.
  • (3) Petunjuk teknis BOS sebagaimana dimaksud pada ayat (2) merupakan pedoman bagi pemerintah kawasan provinsi/kabupaten/kota dan satuan pendidikan dalam penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan BOS.

Tujuan BOS pada:

1. SD/SDLB/SMP/SMPLB untuk:

  • membantu penyediaan pendanaan biaya operasi non personil sekolah, akan tetapi masih ada beberapa pembiayaan personil yang masih sanggup dibayarkan dari dana BOS;
  • membebaskan pungutan biaya operasi sekolah bagi penerima didik SD/SDLB/SMP/SMPLB yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah;
  • meringankan beban biaya operasi sekolah bagi penerima didik SD/SDLB/SMP/SMPLB yang diselenggarakan oleh masyarakat; dan/atau
  • membebaskan pungutan penerima didik yang orangtua/walinya tidak bisa pada SD/SDLB/SMP/SMPLB yang diselenggarakan oleh masyarakat.

2. SMA/SMALB/SMK untuk:

  • membantu penyediaan pendanaan biaya operasi non personil sekolah, akan tetapi masih ada beberapa pembiayaan personil yang masih sanggup dibayarkan dari dana BOS;
  • meningkatkan angka partisipasi kasar;
  • mengurangi angka putus sekolah;
  • mewujudkan keberpihakan Pemerintah Pusat (affimative action) bagi penerima didik yang orangtua/walinya tidak bisa dengan membebaskan (fee waive) dan/atau membantu (discount fee) tagihan biaya sekolah dan biaya lainnya di SMA/SMALB/SMK sekolah;
  • memberikan kesempatan yang setara (equal opportunity) bagi penerima didik yang orangtua/walinya tidak bisa untuk mendapat layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu; dan/atau
  • meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah.

Besaran Dana BOS Untuk Setiap Jenjang Pendidikan

BOS yang diterima oleh SD/SDLB/SMP/SMPLB, SMA/SMALB/SMK, dan SLB dihitung menurut jumlah penerima didik pada sekolah yang bersangkutan, dengan besar satuan biaya sebagai berikut:

  1. SD sebesar Rp800.000,00 (delapan ratus ribu rupiah) per 1 (satu) penerima didik per 1 (satu) tahun;
  2. SMP sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) per 1 (satu) penerima didik per 1 (satu) tahun;
  3. SMA dan Sekolah Menengah kejuruan sebesar Rp1.400.000,00 (satu juta empat ratus ribu rupiah) per 1 (satu) penerima didik per 1 (satu) tahun;
  4. SDLB/SMPLB/SMALB/SLB sebesar Rp2.000.000,00 (dua juta rupiah) per 1 (satu penerima didik per 1 (satu) tahun.

Waktu Penyaluran Dana BOS

Penyaluran BOS dilakukan setiap triwulan, yaitu Januari-Maret, AprilJuni, Juli-September, dan Oktober-Desember. Bagi wilayah yang secara geografis sangat sulit dijangkau sehingga proses pengambilan BOS mengalami kendala atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal, maka atas tawaran pemerintah kawasan dan persetujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk penyaluran BOS dilakukan setiap semester, yaitu Januari-Juni dan Juli-Desember.

Untuk lebih terang mengenai Penyaluran Dana BOS bisa anda liaht pada BAB IV Mengenai hukum penyaluran dana BOS, berikut rinciannya;

1. Penyaluran BOS dari RKUN ke RKUD BOS disalurkan dari RKUN ke RKUD

Setiap triwulan pada waktu yang ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan. Adapun BOS untuk wilayah yang secara geografis sangat sulit (wilayah terpencil) disalurkan dari RKUN ke RKUD setiap semester pada waktu yang ditentukan. Proporsi penyaluran dana tiap triwulan/semester dari RKUN ke RKUD diatur dengan ketentuan persentase sebagai berikut.

a. Penyaluran tiap triwulan

  • Triwulan I sebesar 20% (dua puluh persen) dari alokasi satu tahun;
  • Triwulan II sebesar 40% (empat puluh persen) dari alokasi satu tahun;
  • Triwulan III sebesar 20% (dua puluh persen) dari alokasi satu tahun; dan
  • Triwulan IV sebesar 20% (dua puluh persen) dari alokasi satu tahun.

b. Penyaluran tiap semester

  • Semester I sebesar 60% (enam puluh persen) dari alokasi satu tahun; dan
  • Semester II sebesar 40% (empat puluh persen) dari alokasi satu tahun.

2. Penyaluran BOS ke Sekolah

  • Bendahara Umum Daerah (BUD) harus menyalurkan BOS secara eksklusif ke rekening sekolah sesuai dengan ketetentuan peraturan perundang-undangan. Proporsi penyaluran dana tiap triwulan atau semester dari RKUD ke rekening sekolah diadaptasi dengan persentase penyaluran BOS dari RKUN ke RKUD yaitu.

Untuk lebih terang dan lengkapnya, silahkan anda bisa Download Juknis BOS Tahun 2018, melalui link dibawah ini :

Download Juknis BOS Tahun 2018 | DISINI

Demikian isu singkat dari dlishdessert.com mengenai Juknis Dana BOS Tahun 2018 untuk SD, SMP, Sekolah Menengan Atas dan SMK supaya bisa bermanfaat dan membantu rekan guru semuanya yang sedang membutuhkannya, terimakasih